Kunjungan Umat PDKI Poncowarno ke Postulat–Novisiat SCJ
Gisting – Umat PDKI Poncowarno melaksanakan kunjungan rohani dan persaudaraan ke Komunitas Postulat–Novisiat SCJ pada hari yang penuh sukacita. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat relasi antara umat dan para calon imam SCJ sekaligus memperkenalkan kehidupan religius serta karya pelayanan para religius kepada umat. Kunjungan diawali dengan perjalanan menuju Biara Suster Vita Gratia FSGM. Di tempat tersebut, rombongan PDKI Poncowarno berkesempatan menyapa dan bertemu dengan para suster lansia yang telah mengabdikan hidupnya dalam pelayanan Gereja. Melalui perjumpaan ini, umat diajak untuk melihat secara langsung kesetiaan dan pengorbanan para suster yang tetap menjadi saksi kasih Tuhan hingga masa lanjut usia.
Setelah dari Biara Suster Vita Gratia FSGM, rombongan melanjutkan kunjungan ke Komunitas BGB untuk bertemu dengan para imam lansia. Para peserta mendengarkan kisah panggilan, pengalaman pelayanan, serta semangat para romo yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun dalam karya pastoral. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi umat untuk belajar tentang ketekunan, kesetiaan, dan semangat pelayanan yang terus hidup dalam diri para imam senior.

Selanjutnya, rombongan tiba di Komunitas Postulat–Novisiat SCJ dan disambut hangat oleh para frater serta para formator. Acara penyambutan diawali dengan sambutan dari perwakilan umat PDKI Poncowarno. Dalam sambutannya, perwakilan umat menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berkunjung dan mengenal lebih dekat kehidupan para calon imam SCJ dan harapannya semoga para frater ini semua kelak menjadi imam dan dapat menjadi gembala umat yang baik dan menjadi berkat menjadi banyak orang. Ia juga mengungkapkan harapan agar kunjungan tersebut semakin menumbuhkan semangat panggilan serta mempererat hubungan persaudaraan antara umat dan komunitas religius.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pimpinan Komunitas Postulat–Novisiat SCJ, Rm. Yohanes Rasul Susanto, SCJ. Beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan dan menjelaskan secara singkat mengenai proses formasi yang dijalani para postulan dan novis. Beliau menegaskan bahwa pembinaan di komunitas bertujuan membentuk pribadi yang matang secara manusiawi, rohani, intelektual, dan pastoral sehingga siap menghayati panggilan sebagai religius Hati Kudus Yesus.
Suasana semakin hidup ketika para peserta mengikuti sesi dinamika bersama para frater. Melalui berbagai kegiatan interaktif, umat dan para frater saling mengenal, berbagi pengalaman iman, serta membangun keakraban dalam suasana kekeluargaan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi perkenalan para frater yang memperkenalkan diri, asal daerah, perjalanan panggilan, serta pengalaman hidup selama menjalani masa formasi.


Leave a Reply