SEKOLAH DEHONIAN: MEMBINA KARAKTER LEWAT PENTAS SENI

Lima sekolah Dehonian memuncaki tahun ajaran mereka dengan pentas seni dengan mengangkat tema Compassion untuk kebaikan bersama di Sekolah komplek SMP-SMA Yos Sudarso Lampung pada tanggal 13 Juni 2026.  

Pada Jumat 13 Juni 2026, mulai pukul 16.00 acara pentas seni 2026 Sekolah Dehonian berlangsung. Pentas seni ini dilakukan setiap tahun secara bergantian antara sekolah yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Katolik Leo Dehon (YPKLD) di Jakarta dan di Lampung. Seperti diketahui, YPKLD mengelola SD Antonius, SMP Antonius dan SMA Antonius di Jakarta. Sedang di Lampung adalah SMP Yos Sudarso dan SMA Yos Sudarso. 

Dalam sambutannya, Br. Petrus Triantara, SCJ, Ketua YPKLD menyampaikan betapa mendesaknya nilai compassion untuk dihidupi dalam keseharian. Apalagi sekolah Dehonian menjadikan compassion sebagai salah satu value utama dalam core valuesnya selain Cinta, Kesiapsediaan dan Kurban. 

Beragam Tampilan

Setiap unit sekolah mempersiapkan aneka tampilan yang disiapkan tanpa lelah. Masing-masing sekolah memang memiliki tampilan khusus seperti drum band, tarian kreatif pencak silat, band musik dan panahan. 

Yang menarik adalah semua tampilan itu dikolaborasikan sehingga membentuk kesatuan tampilan yang luar biasa. Aneka talenta dan bakat disatukan dalam pentas seni ini sehingga dapat menggambarkan harmoni yang dicita-citakan oleh sekolah. 

Drama Musikal 

Tampilan puncak ialah drama musikal yang berjudul “Putri Nuban: Sinar dari Hati yang Peduli”. Drama ini merupakan adaptasi dari drama budaya Lampung dimana dikisahkan pengorbanan putri Nuban yang memberikan hidupnya agar kelestarian dan kelangsungan alam semesta tetap hidup. Pengorbanan seorang putri dapat menyelematkan lingkungan hidup sehingga air bersih tersedia, kesuburan tanah terjaga, dan panenan berlimpah. 

Drama musikal ini menggabungkan aneka tampilan dari sekolah yang berbeda. Mengagumkan bahwa para siswa di Jakarta dan di Lampung yang dipisahkan jarak ternyata bisa bersama-sama di atas panggung dengan pesan yang sama. 

Inilah salah satu bentuk pembinaan orang muda yang ditawarkan oleh Sekolah Dehonian. Sr. Cornelia HK, kepala Sekolah SMA Yos Sudarso mengatakan, “Model seperti ini dapat menjadi ajang pembinaan karakter orang muda yang saat ini berhadapan dengan tawaran nilai dunia yang kadang merusak kehidupan.” ***

(Oleh Flora Kytase) Pentas Seni Sekolah Dehonian 2026

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*